Mau Tau Penggunaan Kain Tutup Keranda di Dalam Agama Islam?

Penggunaan Kain Tutup Keranda di Dalam Agama Islam

 Kain Penutup Keranda Jenazah

 Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pengurusan jenazah di dalam Agama Islam memiliki beberapa aturan maupun tata cara urutan yang wajib untuk dilakukan. Selain itu terdapat pula tuntunan bagi kerabat dan keluarga dalam hal memperlakukan jenazah sebab di dalam Islam seseorang yang telah meninggal dunia tetap patut dihormati dengan memperlakukannya dengan baik dan menyegerakan proses penguburannya. Selain itu seperti yang telah diriwayatkan dalam sebuah cerita bahwa keranda pertama kali digunakan oleh salah satu putri Nabi Muhammad SAW dimana putri Rasulullah merasa sedih ketika nanti ia meninggal jasadnya hanya akan ditopang dalam keadaan hanya terbalut dengan kain kafan diatas pundak-pundak orang yang membawanya menuju liang lahat. Oleh karena itu putri Rasulullah berpesan untuk membuatkannya peti yang menopang tubuhnya agar tidak langsung bersentuhan dengan pundak orang-orang tersebut. Selain itu salah satu pesan lainnya adalah untuk meletakkan baju diatas kerandanya yang mampu menutupi seluruh tubuhnya agar auratnya tetap terjaga dari pandangan orang-orang yang melihatnya saat dirinya telah menjadi jenazah nanti. Oleh karena itu saat ini banyak ditemui fenomena penggunaan kain tutup keranda jenazah yang pasti akan dipakai di setiap prosesi pemakaman.

Namun sebenarnya bagaimana hukum penggunaan kain tutup keranda berwarna hijau yang dilengkapi dengan kalimat-kalimat mulia Allah SWT atau salah satu lafadz ayat suci Al-Qur’an yang saat ini marak digunakan. Rupanya hal tersebut tidak memiliki tuntunan yang sahih atau dapat dipastikan kebenarannya di dalam agama Islam. Penggunaan warna hijau pada kain yang menutupi keranda diasumsikan berasal dari salah satu sumber yang menyebutkan bahwa warna hijau merupakan warna yang disukai oleh Nabi Muhammad SAW.

Hal tersebut sesuai dengan yang dikatakan oleh Ibnu Hajjar dalam Tanbih Al Akhbar bahwa Nabi Muhammad SAW menganjurkan pada keluarga, kerabat, dan sahabat untuk menggunakan pakaian berwarna hijau pada hari raya sebab warna hijau lebih utama dari warna lainnya yaitu putih. Meskipun begitu penggunaan kalimat-kalimat Allah SWT tidak dianjurkan dan tidak dibenarkan oleh sebagai ulama sebab menggunakannya pada kain tutup keranda tidak dapat bermanfaat bagi jenazah serta berpotensi untuk menimbulkan adanya kesalahan tafsir karena tidak diletakkan ditempat yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *